Pengertian Asidosis, Kenali Sebelum Jadi Parah

Dalam istilah kedokteran kita sering sekali mendengar istilah asidosis dan asidemia. Keduanya sering kali dikaitkan dan sering kali digunakan secara bergantian dan penyakit yang berhubungan dengan kadar PH darah, namun Mesti sering mendengar istilah keduanya namun masih banyak orang yang belum mengerti pengertian asidosis yang sebenarnya. Dalam artikel kali ini kami akan membahas apa itu asidosis dan hal – hal yang berhubungan dengan istilah ini.

Pengertian Asidosis Secara Lengkap

Asidosis adalah proses peningkatan kadar asam dalam darah atau jaringan tubuh manusia. Dalam pengertian asidosis bermakna terjadinya proses peningkatan konsentrasi ion hidrogen. Selain itu isilah ini lebih merujuk pada kadar asam di dalam plasma darah. Kemudian ada satu lagi istilah yang masih berhubungan dengan asidosis adalah asidemia. Mengapa kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian karena asidemia merupakan menurunnya kadar PH di dalam darah sedangkan asidosis adalah proses yang mengakibatkan hal tersebut bisa terjadi. 

Lalu kondisi apa yang bisa dikatakan sebagai asidosis? Suatu kondisi baru bisa dikatakan sebagai asidosis ketika PH serum di bawah 7,35 namun satu hal yang perlu anda ketahui bahwa hal ini tidak berpengaruh pada fetus. Namun bagaimana jika sebaliknya saat kondisi PH serum lebih tinggi dari 7,45 maka hal ini disebut sebagai alkalosis. Untuk memisahkan penyebab utamanya maka harus dilakukan tes gas darah arteri serta beberapa tes – tes lainnya.

Lalu sebenarnya berapa PH darah arteri yang dianggap normal dan tidak terjadi masalah asidosis maupun alkalosis? Ph darah arteri normal pada manusia berkisar antara 7,35 – 7,45. Sedangkan pada hewan  mamalia PH darah arteri normal berkisar antara 7,35 – 7,50. Perubahan PH darah arteri di luar batasan ini bisa berakibat buruk salah satunya akan terjadi kerusakan sel. Sedangkan untuk tingkat aktivitas metabolisme seluler mempengaruhi serta pada kondisi yang sama juga dipengaruhi oleh PH di dalam cairan tubuh.

Beberapa Gejala Asidosis

Jangan pernah meremehkan turunya kadar PH di dalam darah ini, sebab tanpa penanganan gejala ringan yang muncul justru bisa berakibat fatal, bahkan tanpa penanganan yang tepat dan cepat bisa menyebabkan difusi otak besar yang berujung pada kematian. Untuk mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan sebaiknya waspada jika terjadi beberapa gejala asidosis, diantaranya:

  • Sakit pada bagian kepala
  • Meski sudah makan dalam porsi yang cukup namun tubuh selalu merasa kelelahan
  • Sering merasa mengantuk 
  • Tremor
  • Asteriksis
  • Difusi otak besar yang bisa menyebabkan mengalami koma

Beberapa Jenis Asidosis Berdasarkan Penyebabnya

Kondisi asidosis yang menyebabkan cairan tubuh terlalu asam, sedangkan organ yang berfungsi menjaga keseimbangan asam dan basa pada tubuh adalah organ ginjal dan paru – paru, jika keduanya terganggu maka akan menyebabkan dua jenis kondisi asidosis, seperti:

  • Asidosis respiratorik

Kondisi ini bisa menyerang tubuh ketika di dalam tubuh terlalu banyak gas karbon dioksida atau CO2, sebab tubuh kita tidak mampu mengeluarkannya melalui proses pernapasan.

  • Asidosis Metabolik

Kondisi ini bisa menyerang tubuh ketika ginjal tidak mampu mengeluarkan cairan asam yang cukup atau terlalu banyak mengeluarkan cairan basa.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian asidosis dan batasan yang dianggap normal dan abnormal. Selain itu ada beberapa gejala asidosis yang cukup mengganggu. Semoga artikel ini bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

In: Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Customer Service

Text Widget

Aliquam ut tellus ligula. Nam blandit massa nec neque rutrum a euismod t ellus ultricies! Phasellus nulla tellus, fringilla quis tristique ornare, condi mentum non erat. Aliquam congue or nare varius.

Flickr Stream

Latest Tweets